PEMANFAATAN RUANG
Lokasi : Kediaman Bpk.Warham, Jl.Raya Keadilan, Gg.H.Kimah,
RT:04/RW:01, No.7, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok
ANALISA SITE :
Luas Lahan : 170 cm²
Luas Bangunan :160 cm²
ANALISA RUANG :
Ruang-Ruang :
1 Kamar Tidur Utama
3 Kamar Tidur Anak
3 Kamar Mandi
1 Ruang Keluarga
1 Ruang Tamu
1 Ruang Ibadah
1 Ruang Makan
1 Dapur
1 Ruang Cuci Jemur
PENGHUNI :
5 Orang
|
No
|
Anggota Keluarga
|
Kegiatan
|
|
1
|
Ayah
(Warham Jabbar, 53 Thn,
Wiraswasta)
|
Tidur
Makan
Mandi
Bekerja
|
|
2
|
Ibu
(Solimah, 39 Thn, Ibu Rumah
Tangga)
|
Tidur
Makan
Mandi
Memasak
|
|
3
|
Anak
(Avizahra Jabbar, 19 Thn,
Mahasiswi)
|
Tidur
Makan
Mandi
Belajar
Kuliah
|
|
4
|
Anak
(Agavriel Jabbar, 17 Thn, Pelajar) |
Tidur
Makan
Mandi
Belajar
Sekolah
|
|
5
|
Anak
(Ivarra Mutti Jabbar, 8 Thn,
Pelajar)
|
Tidur
Makan
Mandi
Belajar
Sekolah
|
PERMASALAHAN : PEMANFAATAN RUANG YG KURANG MAKSIMAL
Pemanfaatan Ruang yg kurang dimaksimalkan di dalam rumah,
adanya ruang ruang yg tidak terpakai, atau juga ruang yg berubah fungsinya dari
tujuan awalnya
CONTOH :
1.
Ruang di bawah tangga
Ruang ini sebagai ruang kosong yg
seharusnya hanya terdapat barang barang seperti tempat menaruh botol gas untuk
memasak agar tidak menghalangi jalan, tetapi di ruang ini banyak terdapat
barang barang lain seperti bangku, plastik plastik, ini menandakan pemanfaatan
ruang yg belum sesuai fungsinya
2.
Ruang Ibadah
Ruang ini seharusnya hanya untuk tempat
iberibada saja, tp di belakangnya banyak terdapat barang barang seperti karpet
serta tikar, serta barang barang lainnya
3.
Ruangan atas
Pada Ruang ini terdapat Ruang cuci jemur,
terdapat juga kamar yg berubah fungsi menjadi gudang, padahal tadinya kamar ini
dioptimalkan menjadi kamar tidur untuk karyawan tetapi semenjak karyawan sudah
pindah akhirnya menjadi ruangan yg menjadi tempat menaruh barang barang tidak
terpakai
SOLUSI :
Solusi yg diperlukan untuk permasalahan diatas yaitu
pengurangan perabotan rumah tangga terutama baraang barang yg tidak terpakai
sebaiknya disingkirkan agar pemanfaatan ruang dapat optimal dengan tidak
banyaknya barang barang tidak terpakai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar